
Apa yang kalian rasakan selama pandemi yang udah hampir setahun ini?
Stress?
Sedih?
Kesepian?
Patah hati?
Atau mungkin ada yang kehidupannya terasa baik – baik aja? Gue ikutan seneng deh kalau ada yang merasa hidupnya baik – baik aja selama pandemi ini. Karena ya, kita semua tahu kalau pandemi ini bisa bikin kehidupan kita terbalik, terjungkal, ambruk. Ya gitulah, serem kalau mau diterusin.
So, let me tell you my story. My whole story that i never tell to anyone, cause actually i don’t have anyone to tell for even it’s my parents. And this pandemic make me realize that i don’t have really close friend till now.
Dari mulai tahun 2016 – 2020 yang gue sibuk banget membangun karir, pindah sana pindah sini udah mirip burung gereja yang tiap hari pindah pindah tempat buat berkicau. Also me, move from restaurant – hotel – restaurant- and hotel again. Dan harusnya gue bersyukur sih selama 4 tahun itu gue bisa meningkatkan karir. start from cook helper restaurant, waitress hotel, and recently i become a front desk agent. I even join a big competition for all of the front desk agent, it’s called ROTY or Receptionist of the year and i join in 2019. This competition held by Hotel front liner Association or HFLA. And when i join this competition i am still beginner in Front desk agent. Actually i can’t believe i can join this competition when i just have six months experience as a front liner. But i am so proud of it.
And now, reality hits me. And it’s hurt really..
Bulan mei 2020 finally my work place, a small hotel in my city is closed because we don’t have guest. Airport close, and our guest from Singapore,Netherlands, france, spain, Usa, england, and our repeater guest from australia cancel their trip. Bisa bayangin kan betapa sepinya hotel tempat gue kerja gimana kalau tamu – tamu dari negara itu pada batal?
Kalau ada yang tanya, kan ada tamu dari indonesia atau lokal? Iya, ada. Tapi itu nggak pasti.
Dalam sebulan paling hanya ada 10 orang yang stay disana. Karena ya itu, kebanyakan tamu – tamu dari negara yang aku sebutin itu booking semua kamar. Jadi, jarang ada tamu walk-in yang datang.
I’m jobless.
Start june, i don’t have work. Bahkan bingung mau kerja apa? Karena dari semua pekerjaan itu gue selalu dibagian operasional. Jadi orang yang selalu harus berinteraksi dengan banyak orang, sedangkan selama pandemi ini harus dibatasi bertemu dengan orang.
Mid of june, akhirnya gue memutuskan untuk kembali ke passion pertama untuk nambah – nambah duit jajan. Gue diminta sama tetangga buat masakin dia lunch box gitu setiap hari. Menunya amat sederhana tapi lumayan banget cuan yang dihasilkan. catering lunch box itu berjalan selama 2 bulan, till august. Karena tetangga aku itu udah mulai WFO lagi.
Bulan september ini, disaat gue nggak memiliki kesibukan apapun, gue mulai menyadari kesepian ini.
Gue nggak deket sama temen temen kerjaan. Gue juga jarang hangout bareng – bareng jadi nggak punya temen hangout. Teman SD?SMP?SMK? ada beberapa but it depends on situation.
Gue emang membatasi diri untuk berteman dekat dengan teman – teman kerja. I have some bad experience about it. And i don’t want that experience repeated. Dan teman teman alumni? gue kadang mikir kalau ingin chat mereka. Kayak yang apa harus gue dulu yang chat? karena sejujurnya so far mereka hanya chat saat butuh doang.
Memang awalnya gue fine – fine aja dengan situasi ini. Nggak chat, atau bahkan telfonan dengan siapapun. But it feels like knife stab me slowly.,
Dulu yang gue jarang pegang hp kalau nggak ada masalah kerjaan atau photo – photo sekitar, jadi harus main hp karena bosan. Biasanya kalau bosan pas kerja gue bisa sekedar ngajak tamu ngobrol hal – hal yang nggak penting, ataupun ngobrol sama teman kerja ngobrolin hal yang nggak penting terjadi saat itu. And now?
i don’t have real friend to talk. Ada, untuk membicarakan hal – hal yang nonsense but for what i am really feel is none.
None knows i cry sometimes before sleep. Thinking and worrying about future, about my dream, about how lonely my life is, about everything. This worry sometimes make me sad and my body aching every I wake up in the morning.
But yeah, i have to survive. I have to strong for my self. And till now, i just can try to love my self. Telling my self everyday to survive and strong.
And to killing my loneliness i try to learn more about english, how to find my self, I also fix my cv to prepare for work. And the most important things to killing this loneliness is watch movie on netflix, Korean drama, TV series, and more variety show. That’s help me a lot till know.
Right now i just hope i can find some work out of my habit. Doing nothing is very bad, seriously.
To everyone who reads my article, Cheers up! Life is go on, let’s prepare for the future even you feels like sad or hopeless. Do something new everyday, challenge yourself and believe you can through this hard time! Cheers!
Note. I try to wake up early in the morning and do yoga or meditation. It’s help me a lot to boast my mood to start my day. Don’t forget your coffee too! Fighting!